Selengkapnya

Senin, 15 Mei 2017 bertempat di ruang rapat BAPPEDA dan LITBANG Kabupaten Tegal diselenggarakan Rapat Diseminasi yang memiliki 2 point utama untuk dibahasa yaitu : 1. Permasalahan Pembangunan Isu Strategis 2018 dan 2. Pengelolaan Data dan Perencanaan Pembangunan Berbasis Online Sistem SimPan DI Renbang. Dalam kesempatan ini, dihadiri oleh Kabid Kelitbangan dan Pengelolaan Data Riesky Trisbiantoro, SE, MA, MT yang memberikan penjelasan langsung mengenai hasil Kajian Kelitbangan Partisipatif yang telah di lakukan di 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Bojong, Kecamatan Margasari, Kecamatan Dukuhturi, Kecamatan Adiwerna, Kecamatan Suradadi dan Kecamatan Pagerbarang. Berbagai isu-isu strategis yang telah tergali secara langsung dari masyrakat Kabupaten Tegal ini dikaji dan menjadi bahan perumusan RKPD Tahun 2018 yang nantinya akan menjadi pedoman dalam pembuatan program maupun kegiatan. Ini tentunya menjadi tolak ukur permasalahan agar nantinya program dan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan masalah yang ada sehingga dapat menyelesaikan permasalahan dan isu strategis di masyarakat. Mengenai Pengelolaan Data dan Perencanaan Pembangunan yang berbasis online menggunakan SimPan DI Renbang yang sedang dalam tahap membangun. Ini di racang untuk mempermudah para pegawai negeri sipil dari seluruh SKPD Kabupaten Tegal dalam menginput data acuan masyarakat untuk perumusan RKPD Tahun 2018 nantinya. Ini diharapkan agar waktu yang ada dapat berjalan secara efektif dengan adanya sistem ini. Dan dengan sistem ini waktu menginput data lebih cepat dan efesien dapat dilakukan dimana saja karena berbasis website dengan menggunakan username dan password yang telah ditentukan. Dan hasil pengolahan data juga dapat di publikasi untuk masyarakat agar dapat mengetahui ke validasian data dengan fakta yang ada di lingkungan masyarakat.
Selengkapnya
Kamis, 27 April 2017 diselenggarakan rapat diskusi Kajian Kelitbangan Partisipatif di Pendopo Kecamatan Kedungbanteng. Dihadiri oleh Camat Kedungbanteng M.Bambang Teguh Santoso,S.IP dan Kabid Kelitbangan dan Pengelolaan Data Riesky Trisbiantoro,SE,MA,MT dan perangkat desa serta tokoh masyarakat. Dalam kesempatan ini warga banyak mengungkapkan permasalahan yang mereka alami mulai dari jalan yang rusak penerangan yang kurang dimalam hari dan lain-lain. Mereka juga mengharapkan adanya SMA/SMK di Kecamatan Kedungbanteng karena dalam hal ini belum ada SAMA/SMK Negeri di wilayah mereka. Tentunya ini menjadi masukan yang bagus untuk Pemerintah Kabupaten Tegal agar lebih memperhatikan lagi mengenai pembangunan sekolah di Kabupaten Tegal. Masalah lainnya juga hampir sama dengan Kecamatan lainnya di bidang kesehatan sedang merebaknya kasus demam berdarah hal ini tentunya membuat masyarakat resah. Tentu ini menjadi perhatian dan permasalahan yang harus segera ditangani agar tidak semakin banyak memakan korban.
Selengkapnya
Rabu, 26 April 2017 telah terselenggara rapat Kajian Kelitbangan Partisipatif di Pendopo Kecamatan Suradadi yang berlangsung dengan lancar. Dihadiri pula oleh salah satu dewan DPRD Kabupaten Tegal dan perangkat desa serta tokoh masyarakat Kecamatan Suradadi. Dihadiri pula oleh Kabid Kelitbangan dan Pengelolaan Data Riesky Trisbiantoro, SE,MA,MT beserta Tim Kelitbangan. Dalam diskusi kali ini, banyak permasalahan yang tergali yang hampir sama dengan Kecamatan lainnya. Mulai dari permasalahan pertanian dalam hal ini irigasi yang perlu diperhatikan lagi. Dan pengangguran yang menjadi masalah yang merata di seluruh Kecamatan yang menjadi titik sampel dalam Kajian Kelitbangan Partisipatif kali ini. Dengan meratanya permasalahan ini, diharapkan Pemerintah Daerah memberi perhatian khusus terhadap permasalahan yang sudah kompleks di masyarakat Kabupaten Tegal. Sehingga permasalahan ini tidak lagi menjadi masalah klasik yang terus mengakar di masyarakat.
Selengkapnya
Kamis 20 April 2017 telah berlangsung acara Kajian Kelitbangan Partisipatif di Kecamatan Adiwerna bertempat di balai desa Kalimati. Dalam kesempatan ini hanya dihadiri perwakilan dari perangkat Kecamatan Adiwerna karena Camat dan Sekcam Adiwerna berhalangan hadir. Namun begitu masyarakat tetap antusias untuk mengikuti diskusi ini. Beberapa keluhan diungkap masyarakat yang hampir rata-rata sama dengan permasalahan yang terjadi di Kecamatan Bojong, Kecamatan Margasari, dan Kecamatan Dukuhturi yang sebelumnya telah dikaji. Permasalahan umum yang terjadi adalah jalan yang rusak dan kurangnya penerangan di bidang infrastruktur. Keluhan masyarakat di Kecamatan Adiwerna di bidang Kesehatan utamanya adalah wabah jentik nyamuk yang dikhawatirkan menyebabkan DBD ini sama halnya dengan Kecamatan yang sebelumnya. Lalu ada pula permasalahan di bidang sosial yang sama yaitu banyaknya pengangguran diusia produktif dan kurangnya lapangan pekerjaan di kabupaten Tegal. Tentunya ini menjadi kajian yang menjadi perhatian khusus untuk Pemerintah dalam bidang sosial untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dengan menciptakan lapangan pekerjaan. Namun selain itu di bidang ekonomi, Kecamatan Adiwerna yang dikenal sebagai sentral industri di kabupaten Tegal juga mengalami permasalahan khususnya dalam hal pemasaran produk dan permodalan. Dalam hal ini mereka berharap agar adanya penyuluhan dan pelatihan dari Pemerintah Kabupaten Tegal agar dapat memaksimalkan potensi industri di Kecamatan Adiwerna ini.
Selengkapnya
Social Profiles