Category Berita

Beasiswa Harkat Negeri 2026 Telah Resmi Dibuka!

🎓 Beasiswa Harkat Negeri 2026 Telah Resmi Dibuka!

 

image

Kabar baik bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Universitas Harkat Negeri kembali menghadirkan program Beasiswa Harkat Negeri 2026 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung generasi muda berprestasi dan berdaya saing. 

Melalui program ini, kamu berkesempatan memperoleh:

  • ✅ Bebas biaya pendaftaran
  • ✅ Bebas biaya registrasi
  • ✅ Bebas uang gedung/SPI
  • ✅ Bebas biaya SPP selama masa kuliah

Ini adalah peluang emas untuk fokus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita tanpa beban finansial.

📅 Periode Pendaftaran: 14 Februari – 31 Maret 2026

Pastikan kamu membaca seluruh ketentuan dan mempersiapkan berkas dengan baik agar tidak melewatkan kesempatan berharga ini.

📖 Petunjuk & Syarat Pendaftaran:

🔗 s.id/juknisBHN26

📝 Daftar Online Sekarang:

🔗 beasiswa.harkatnegeri.ac.id

Jangan tunda lagi. Daftar sekarang dan wujudkan masa depan gemilang bersama Universitas Harkat Negeri! 🌟

Selengkapnya

Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tegal Tahun 2027

Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Tegal Tahun 2027

image

Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tegal Tahun 2027 pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Gedung Dadali Bapperida Kabupaten Tegal. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Forum Konsultasi Publik ini bertujuan untuk menghimpun masukan, saran, dan aspirasi dari para pemangku kepentingan guna menyempurnakan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Tegal Tahun 2027. Kegiatan ini dihadiri oleh Plh. Bupati Kabupaten Tegal, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, perwakilan DPRD Kabupaten Tegal, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, para Kepala Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Tegal, akademisi, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi perempuan, perwakilan penyandang disabilitas, serta unsur masyarakat lainnya.

image

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik memiliki peran strategis sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pembangunan daerah. Hasil forum ini diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 agar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal memaparkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Tegal Tahun 2027 yang menitikberatkan pada akselerasi pembangunan infrastruktur dasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta penguatan ekonomi syariah. Selain itu, disampaikan pula tantangan fiskal daerah serta pentingnya efisiensi dan ketepatan dalam perencanaan dan penganggaran.

Kepala Bapperida Kabupaten Tegal menegaskan bahwa seluruh rangkaian tahapan perencanaan harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Tahapan lanjutan setelah Forum Konsultasi Publik meliputi pelaksanaan Musrenbang Kecamatan yang didahului dengan Pra Musrenbangcam, Forum Perangkat Daerah, Rapat Koordinasi Teknis, hingga Musrenbang Kabupaten yang direncanakan pada akhir Maret 2026, serta Musrenbang tematik bagi kelompok rentan.

Dalam sesi diskusi, peserta forum menyampaikan berbagai masukan dan isu strategis pembangunan daerah, antara lain terkait pengentasan kemiskinan dan pengangguran, penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan sampah dan lingkungan hidup, pengembangan pariwisata dan kebudayaan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemenuhan hak dan kebutuhan kelompok rentan termasuk penyandang disabilitas.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Pemerintah Kabupaten Tegal berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh masukan dan saran yang disampaikan sebagai bahan dalam penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Tegal Tahun 2027. Diharapkan dokumen perencanaan yang dihasilkan mampu menjadi landasan pembangunan daerah yang partisipatif, inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selengkapnya

BAPPERIDA Kabupaten Tegal dan BRIN Melakukan Survei Identifikasi Potensi Arkeologi di Dukuh Kesambi

BAPPERIDA Kabupaten Tegal dan BRIN Melakukan Survei Identifikasi Potensi Arkeologi di Dukuh Kesambi

image

Kabupaten Tegal – Adanya informasi atas temuan tumpukan batu di area perbukitan Aul, tempat ini diduga memiliki nilai sejarah dan budaya. Bukit itu terletak di Dukuh Kesambi, Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Untuk itu, BAPPERIDA Kabupaten Tegal bersama tim ahli arkeologi dan arkeometri dari BRIN telah melakukan survei identifikasi potensi arkeologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 21/01/2026.

Survei lapangan dilakukan melalui pengamatan kondisi geologi, sebaran batuan di sekitar aliran sungai, serta diskusi ilmiah lintas disiplin. Tim ahli menemukan indikasi batuan vulkanik dan temuan batu berlapis fluvial yang berpotensi berkaitan dengan aktivitas manusia masa lalu, meskipun masih memerlukan kajian lanjutan untuk memastikan nilai arkeologisnya.

image

Hasil survei ini menjadi data awal penting dalam upaya pelestarian warisan budaya dan pengembangan riset arkeologi daerah. Kedepannya, kajian lanjutan sangat direkomendasikan untuk dilakukan identifikasi lokasi tersebut secara sistematis dan terpadu antara aspek arkeologi dan geologi. Kajian ini guna untuk memastikan potensi dan nilai ilmiah atas temuan tumpukan batu di wilayah tersebut.

Selengkapnya

Dorong Peningkatan Inovasi Masyarakat: Kabupaten Tegal Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi KRENOVA 2026

Dorong Peningkatan Inovasi Masyarakat: Kabupaten Tegal Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi KRENOVA 2026

image

Selasa, 20/01/2026 – Pemerintah Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kreativitas dan Inovasi (KRENOVA) sebagai upaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menghasilkan ide-ide inovatif yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh beberapa unsur dari Dosen Perguruan Tinggi Lokal di Tegal, Guru Pembimbing SMP dan SMA di Kabupaten Tegal, serta dari unsur Perangkat Daerah Kabupaten Tegal yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BAPPERIDA Kabupaten Tegal, Muhammad Faried Wajdy, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran inovasi dan kreativitas masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan daerah serta perlunya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Dalam sambutan Kepala BAPPERIDA juga disampaikan, untuk KRENOVA tahun ini ada perbedaan dibanding tahun lalu. Perbedaanya pada sisi kategori yang diperluas menjadi 4 (empat) yaitu Pelajar SMP, Pelajar SMA, Mahasiswa dan Masyarakat Umum. Setiap kategori akan ditentukan Juara (1, 2, dan 3) dan Juara Harapan (1 dan 2).

Pada sesi pemaparan materi oleh Laelly NSA, S.Geo., M.PWK. sebagai Peneliti Ahli Pertama BAPPERIDA Kabupaten Tegal, memberikan materi sosialisasi KRENOVA tingkat Provinsi Jawa Tengah serta pengenalan Sentra Kekayaan Intelektual, sebagai upaya perlindungan dan penguatan nilai tambah terhadap hasil inovasi masyarakat.

Selanjutnya, materi juga disampaikan oleh Dr. Drs. R. Slamet Santoso, M.Si., Dosen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro, yang membahas peran inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan sektor publik, serta pentingnya pengembangan ide kreatif yang aplikatif dan berkelanjutan.

image

Sementara itu, dari internal BAPPERIDA Kabupaten Tegal, Andre Susilo S.T., M.T. sebagai Perekayasa Ahli Pertama menyampaikan materi mengenai sosialisasi kegiatan KRENOVA secara teknis, meliputi mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, tahapan seleksi, hingga kriteria penilaian inovasi yang akan dilombakan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya KRENOVA sebagai wadah pengembangan kreativitas dan inovasi daerah, serta mampu berpartisipasi aktif dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan Kabupaten Tegal menuju “Tegal Luwih Apik”.

Selengkapnya

Paparan Inovasi KKN STKIP NU: Hadirkan Solusi Kreatif Pengelolaan Lingkungan di Kabupaten Tegal

Paparan Inovasi KKN STKIP NU: Hadirkan Solusi Kreatif Pengelolaan Lingkungan di Kabupaten Tegal

image

Kabupaten Tegal — Sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tegal, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) mengundang mahasiswa dan dosen perguruan tinggi untuk menyampaikan laporan kegiatan serta memaparkan inovasi yang telah dikembangkan selama masa KKN.

Kegiatan KKN STKIP NU yang telah berlangsung mulai dari 03/11/2025 hingga 15/12/2025, memasuki agenda penting melalui kegiatan Paparan Inovasi KKN yang diselenggarakan pada Kamis 11/12/2025. Acara tersebut dihadiri oleh para dosen STKIP NU, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Tegal dari Bappedalitbang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kecamatan Talang, dan Kecamatan Bumijawa.

Tahun ini, KKN STKIP NU ditempatkan di empat desa di Kabupaten Tegal, yaitu Desa Dawuhan dan Desa Kajen di Kecamatan Talang, serta Desa Dukuhbenda dan Desa Sigedong di Kecamatan Bumijawa. Masing-masing kelompok mahasiswa menampilkan hasil inovasi yang telah mereka kembangkan selama masa pengabdian.

image

Kelompok KKN di Desa Dawuhan memaparkan inovasi bertajuk “Pengelolaan Limbah Serbuk Kayu menjadi Media Budidaya Jamur Tiram”. Inovasi ini menawarkan alternatif pengolahan limbah serbuk kayu agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Dari Desa Dukuhbenda, kelompok KKN menyajikan inovasi berjudul “Pembuatan Briket sebagai Inovasi Pemanfaatan Limbah Sekam Padi”. Paparan ini memperkenalkan teknologi briket ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah pertanian sebagai sumber energi alternatif.

Sementara itu, kelompok KKN di Desa Kajen menghadirkan paparan tentang “Pengolahan Limbah Minyak Jelantah untuk Produksi Lilin Aromaterapi dan Optimalisasi Daya Jual Melalui Strategi Pengembangan Merek (Branding) yang Efektif”. Program ini tidak hanya berfokus pada pengolahan limbah, tetapi juga pada strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing produk desa.

Kelompok KKN di Desa Sigedong menutup rangkaian paparan dengan inovasi “Implementasi ‘Tri Palaka’ Skala Desa untuk Pengelolaan Sampah”. Inovasi ini menekankan pendekatan sistematis dalam penanganan sampah berbasis desa untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, STKIP NU bersama pemerintah daerah berharap inovasi yang dipresentasikan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa serta menjadi inspirasi bagi penguatan program pengabdian di masa mendatang. Program KKN yang berfokus pada isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan mampu mendorong terciptanya solusi-solusi berkelanjutan bagi Kabupaten Tegal.

Selengkapnya